Syarat UKM Bisa Masuk Pasar Modal

  • 1 month ago
  • Sumber: udon & berbagai sumber
  • 95

UMKM.ONLINE - Alternatif model pembiayaan bagi UKM telah hadir ditandai dengan dikeluarkannya papan akselerasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia yang merupakan wadah pencatatan baru bagi UKM yang ingin masuk ke pasar modal.

 

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuh, sebagaimana disampaikan oleh Direktur Penilaian Keuangan OJK, I Made bagus Tirthayatra yang mengatakan bahwa ada beberapa syarat untuk calon UKM yang akan menawarkan sahamnya secara umum atau Initial Public Offering (IPO).

 

Yang harus dilakukan pertama kali oleh UKM adalah menawarkan sahamnya kepada lebih dari 100 orang atau telah dijual ke lebih dari 50 orang di pasar tunai dengan nilai lebih dari Rp 1 miliar, dalam batas waktu 12 bulan.

 

"Jadi kalau menawarkan lewat media massa itu sudah masuk kategori penawaran umum. Terlepas apakah akan laku atau tidak kalau sudah ditawarkan ke 100 orang lebih itu sudah masuk penawaran umum," kata Made di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (8/1/2019).

 

Berdasarkan kebijakan yang telah dirumuskan, perusahaan dikategorikan sebagai UKM apabila total aset di bawah Rp 50 miliar berdasarkan laporan keuangan satu tahun terakhir. Serta bukan cabang dari perusahaan besar yang punya aset lebih dari Rp 250 miliar.

 

Sedangkan untuk perusahaan dengan skala menengah yang total asetnya berkisar Rp 50 - 250 miliar sejak dua tahun terakhir.

 

Setelah penawaran umum, UMKM yang masuk pasar modal wajib menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dan dalam struktur organisasinya ada beberapa jabatan dipersyaratkan,  antara lain:

·      Komisaris Independen

·      Komite Audit

·      Sekretaris Perusahaan

·      Audit Internal

·      Komite Nominasi dan Remunisasi